Total Tayangan Laman

Jumat, 15 Februari 2013

Bunga putih diladang kalbu

   Ladang itu pernah begitu subur, jangan kau ingkari itu.
Saat ladang itu mulai ditumbuhi duri, rela lah tuk lelah menyianginya,


`Jangan biarkan bunga bunga putih mungil yang tumbuh indah tertutup duri yang kian liar tumbuh...
`Jangan dulu kau pupuk tanah diladang itu, karna kadang pupuk tak tau mana yang harus ia suburi, asalkan yang tumbuh diladang itu, suburlah ia karenanya.
`Jangan kau biarkan duri duri itu menyerap pupuk yang kau tebar. Ia akan tumbuh subur, lalu…

   Bunga bunga ungu mulai bermunculan, mekar merona terbias cahaya sinar mentari. Tak bosan kau pandangi, kau sentuh dengan ujung –ujung jari mu dan saat kau ingin memetiknya, berguguranlah ia, kelopak-kelopak rapuhnya runtuh, hanya tangkai berduri yang tersisa, melukai ujung-ujung jari mu, yang lukanya akan meradang hingga ke urat syaraf mu.... menyesakan dada mu....,ingin kau menangis, tapi kau tau rasanya tak pantas menangis karena luka itu.

   Saat bersamaan dibawah belukar duri berbunga ungu.
Bunga-bunga putih mungil mulai tak tampak dipandang mata, pesona bunga ungu lebih menarik perhatianmu.
bunga putih mungil tak lantas layu, tetap saja ia tumbuh walau kau palingkan tatapmu dari nya, namun wanginya tak dapat kau hindari, tetap tercium aromanya. Keanggunan warna putihnya tak lantas pudar.

`Hai... ayo...... segera kau bersihkan duri duri itu, jangan kau hiraukan bunga ungu itu., ingat luka yang kan kau derita.
Bersih.... bersihkan ladang itu. Dan pupuklah bunga –bunga putih mungil yang sedari dulu tlah tumbuh disana . dan kan kau lihat bunga bunga putih mungil itu mulai bermunculan dari balik daun daun hijau mengkilap.

    Kuntumnya indah jika kau untai....,
`saat ia mulai mekar wanginya bertambah-tambah...,
`saat kau petik kan kau rasakan lembut diseluruh bagiannya...,
`saat kau sentuh halus kelopak-kelopaknya. 
Tak mudah layu.... tak mudah gugur kelopak-kelopak mungilnya. Harumnya kan kau hirup hingga ke lubuk hatimu yang terdalam.
Itulah rasa Cinta yang sesungguhnya....bagai bunga putih mungil di ladang kalbu........

`Catatan di awal Januari......
*Tertulis untaian kata atas dasar rasa yang salah...
                                                                    
                                                                   @Apriyanti Priyanta.
With Love My Cerita : `Oohh......... sebuat catatan manis.. menggugah hati....... mencari jati diri yang perlahan mulai tak pasti.... ku pahami catatan ini, ku pahami semua duri, kupahami semua bunga yang tumbuh.. ku pahami...segala ungkapan hati......
------------------ Terima kasih Bunda Apriyanti Priyanta

                                                                                                                                      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar