Total Tayangan Laman

Jumat, 16 November 2012

Dari sebuah Hati untuk Sebuah Hati...

15 november 2012' 10 : 47  pm.  

Mencintai seseorang memang tidak salah, tapi bisa jadi salah jika keadaan dan waktu yang tak tepat.

Aku ingin mencintaimu pada saat keadaan dan waktu yang tepat, dimana aku bebas untuk memilikimu, bebas untuk mencintaimu, bebas untuk membutuhkanmu kapan saja aku mau. Ini memang berat, tapi aku inginkan itu dari mu. Jika saja semua yang kita lalui ini bisa kita mulai dari pertama lagi mungkin tak ada yang sakit hati, atau menderita, sungguh bagaimanapun cinta tak pernah salah.

Apa yang kurasakan kini begitu membuatku benar-benar bingung dengan perasaanku sendiri, disatu sisi aku inginkan kamu, disisi lain aku telah memiliki segalanya. Bukan tidak puas dengan semua yang ku dapat, tapi cinta ini membuatku berbeda, ingin berpaling tapi tak bisa, ingin ku lepaskan perasaan ini tapi hatiku menangis, entah sampai kapan dilema hati ini terus menyerangku, tak ingin menyakiti siapapun, tak ingin meninggalkan siapapun, dan tak ingin memberikan luka pada siapapun.

Entah berapa lama dilema ini akan menyelimutiku, sepertinya aku tak bisa hidup tanpa cinta, cinta membuatku bahagia, cinta juga membuatku merasakan sakit, dan cinta juga membuat aku, dia mungkin juga kamu terluka. Setiap keadaan yang ku lewati aku membutuhkan cinta, cinta memberiku kehangatan, cinta memberiku kasih sayang dan cinta membawaku pada mimpi- mimpi indah.

Aku membutuhkanmu bukan hanya untuk melengkapi hidupku, tapi mengisinya dengan segala rasa dan warna. Mewujudkan mimpi kita, membuat suatu keadaan yang bahagia untuk kita nikmati bersama.

" Apa aku bisa ....? Apa aku sanggup ...... ? 

16 november 2012,  Pagi yang indah disudut kecil ruang hidupku.


Saat aku tahu aku mencintaimu, rasanya aku sudah terlambat. Tapi aku tahu hatimu masih ada untukku, aku bisa lihat itu dimatamu saat kita bicara, aku bisa rasakan itu saat kamu menatapku, rasanya ingin menangis menyadari hal ini. Tapi aku bisa apa, hanya berharap suatu keajaiban, jika hatimu menemukan jalan cinta kembali untukku.


Memendam rindu yang telah lama hilang memang menyakitkan, hanya melihat dirimu saja hatiku bergetar. Tapi aku harus menahannya, menahan segala rasa yang ingin ku curahkan padamu, sungguh rasanya tak sanggup. Tapi itu harus aku lakukan.

20 tahun ku pendam semua rasa itu hingga ku temukan dirimu kembali disini, aku yakin bukan suatu kesengajaan, tapi Tuhan memberikan ini untukku agar aku bisa menjelaskan semuanya kepadamu, menjelaskan semua yang telah ku lewati agar kamu bisa mengerti bukan karena aku tak mencintaimu, tapi keadaanlah yang membuatku harus pergi saat itu.

Cinta untukmu tak akan pernah hilang walau ku temukan banyak cinta lain dalam hidupku, hanya kamu yang menetap dalam ruang hatiku, hanya kamu yang tiba-tiba saja hadir saat hatiku sepi, hanya kamu yang tiba-tiba saja bisa mengingatkan aku tentang keindahan sebuah cinta, tanpa pamrih, tanpa alasan untuk mencintai. Ketulusan cinta yang kita bangun begitu membuatku merasa tak ada lagi keindahan cinta selain cintamu.

Semua harus aku pendam, semua harus aku rasakan sendiri, menyedihkan dan menyakitkan bagiku, tapi saat ini aku tak bisa berbuat apa-apa, hanya menikmati Cinta yang tanpa sadar terbuka kembali untukmu. 

Aku menangis dalam kesendirianku, 
Aku menangis dalam keheningan malam, 
Aku menangis dalam segala keheningan diriku, 
------------ hatiku, cintaku, fikiranku dan hidupku.

Aku ingin kamu mengetahui satu hal.

" Disini didasar lubuk hatiku masih ada cinta untuk mu utuh seperti yang pernah kamu berikan pada ku dulu."
Menyadari cinta ini. Menyadari rasa ini.
Menyadari semua yang sekarang terjadi, 
Menyadari keadaan yang harus aku lalui. 

Aku ingin berlalu. Tapi untuk apa?  semakin aku berusaha untuk menjauhi itu semua semakin nyata bagiku. Aku tak sanggup. Dan ternyata memang benar. 

"Aku bisa mencintaimu dalam waktu sebentar saja, tapi mencoba melupakanmu, itu butuh waktu seumur hidupku".

`seiring waktu......... aku tahu, semua akan berlalu. terimakasi untuk cinta ini, walau sakit menyadari kenyataannya, tapi indah menyentuh dalam hati....... 
................... `semua berawal dari hati dan berakhir dengan hati" 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar